Pemain Spanyol merayakan gol (REUTERS)
Keberhasilan Spanyol melaju ke babak semifinal Piala Eropa, diiringi dengan kritikan dari beberapa kalangan. Mereka menilai Spanyol kurang menerapkan gaya permainan tiki taka (umpan pendek)  mengesankan seperti yang biasanya dimainkan.

Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque mengatakan dirinya memamg menerapkan taktik lebih bertahan di turnamen ini. Hal ini demi menjaga peluang untuk mempertahankan gelar sekaligus menjadi tim pertama yang memenangkan tiga gelar di dua kompetisi besar berturut-turut.

Di sepanjang pelaksanaan turnamen, lini pertahanan menjadi fokus Del Bosque. Terbukti hingga babak perempat final, Iker Casillas Cs baru kebobolan satu gol. Hal itu terjadi di laga pertama penyisihan saat ditahan imbag 1-1 oleh Italia.

"Jika pertahanan kami bagus maka kami akan lebih dekat untuk memenangkan turnamen ini. Karena kami juga selalu menciptakan peluang mencetak gol di setiap laga," ujar Del Bosque seperti dilansir Soccerway, Senin, 25 Juni 2012.

"Dan kenyataannya, hingga saat ini kami telah melakukan tugas dengan baik (lolos semifinal) dan masih mampu mengendalikan permainan di setiap laga," kata Del Bosque merujuk pada kemenangan 2-0 timnya atas Perancis di babak perempat final.

Sementara itu, jelang duel semifinal, Del Bosque mengaku timnya tidak seberuntung calon lawan mereka, Portugal. Pasalnya Cristiano Ronaldo Cs mendapat istirahat lebih banyak dua hari ketimbang timnya.

"Kami memiliki istirahat dua hari lebih sedikit ketimbang mereka (Portugal). Ini sebuah ketugian kecil," tandasnya.